Konsep-konsep Dasar Mekanika
Konsep-konsep
dasar dari mekanika meliputi ruang, waktu, massa, gaya, partikel, dan benda
tegar.
Ruang adalah
daerah geometri yang ditempati oleh benda yang posisinya digambarkan oleh
pengukuran linier dan anguler relatif terhadap sistem koordinat. Untuk
persoalan tiga dimensi, ruang membutuhkan tiga koordinat bebas, sedangkan untuk
persoalan dua dimensi diperlukan hanya dua koordinat saja. Ruang dapat
dimasukkan dalam analisis persoalan statika.
Waktu adalah
ukuran persitiwa yang berurutan dan merupakan besaran dasar dalam dinamika.
Waktu tidak dapat dimasukkan langsung dalam analisis persoalan statika
Massa adalah
ukuran kelembaman benda, yang merupakan penghambat terhadap perubahan
kecepatan. Massa merupakan hal penting untuk persoalan statika, karena massa
juga merupakan sifat setiap benda yang mengalami gaya tarik-menarik dengan
benda lain.
Gaya adalah
aksi suatu benda terhadap benda lain. Suatu gaya cenderung menggerakkan sebuah
benda menurut arah kerjanya. Aksi sebuah gaya dicirikan oleh besarannya, arah
kerjanya, dan titik kerjanya. Aksi sebuah gaya pada suatu benda dapat
digolongkan ke dalam dua pengaruh yakni luar (eksternal) dan dalam (internal)..
Sebuah
benda yang dimensinya dapat diabaikan disebut partikel. Dalam
pengertian matematis, sebuah partikel adalah benda yang dimensinya mendekati
nol, sehingga dapat dianalisis sebagai massa titik. Partikel tidak dapat
dimasukkan dalam analisis persoalan statika.
Benda
tegar, jika gerakan relatif antar bagian-bagiannya dapat diabaikan
langsung. Statika terutama membahas perhitungan gaya luar yang bekerja pada
benda tegar yang berada dalam kesetimbangan.
Istilah
terkait mekanika : atom mekanika kuantum, mekanika 1, mekanika
fisika, mekanika tanah, soal mekanika, teori atom, teori kuantum, teori
mekanika kuantum, fluida. mekanika kuantum, mekanika fluida, mekanika teknik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar